Kuah Beulangong

Posted: Oktober 9, 2016 in Wisata

img_6323

 

Salah satu kari kambing yang rasanya sangat nikmat adalah kari kambing asal Aceh. Jika anda berkunjung ke Aceh, tak lengkap kalau tak mencicipi kuliner yang satu ini.

Pengertian

Masakan ini selalu dimasak dalam jumlah besar dan menggunakan kuali besar yang dalam bahasa Aceh disebut beulangong, maka kari kambing kemudian disebut sebagai kuah beulangong. Artinya, kuah yang dimasak dalam belanga ukuran besar berdiameter sekitar satu meter.

Kuah beulangong adalah kuah yang berbahan dasar daging baik itu dari daging sapi atau kambing yang di campur dengan rempah-rempah yang sangat khas, dari pada kita terus penasaran seperti apa rasanya kuah yang enak ini mending langsung saja tengok resepnya.

Komposisi

Kuah beulangong adalah makanan khas Aceh yang bahan utamanya bisa daging sapi, daging kambing, atau daging kerbau yang dicampur dengan buah nangka, atau ada juga yang menggunakan pisang kapok.

Berbeda dengan sie reuboh, yang bahan dan bumbunya sangat sedikit. Memasak kuah beulangong membutuhkan bumbu yang cukup banyak, dan hampir sama dengan bahan dan bumbu untuk memasak kuah sie kameng, seperti kelapa gongseng, kelapa giling, cabai merah, cabai kering, cabe rawit, bawang putih, jahe, kunyit, ketumbar gongseng, kemiri, lengkuas, dan masih banyak bumbu lainnya yang semuanya digiling.

img_6330

Cara Pembuatan

Masakan ini membutuhkan waktu sekitar dua jam. Cara membuat kuah beulangong atau resep kuah beulangong khas Aceh lumayan mudah. Daging yang sudah dipotong kecil-kecil dicuci bersih dan dimasukkan ke dalam kuali besar tadi. Aduk dengan bumbu di atas sampai merata, dan jangan lupa di kasih garam yang sesuai.

Selanjutnya siram dengan air secukupnya, aduk lagi dengan tangan. Tunggu sampai daging masak setengah matang, dan juga sampai bumbunya meresap sempurna.

Siapkan buah nangka muda tadi atau bisa juga di tambah dengan buah pisang kapok yang telah di potong kecil-kecil, lalu masukkan ke dalam kuali bersama bawang yang telah dirajang. Tambahkan air lagi, dan biarkan hingga masak.

Tukang masak bebas memilih pasangan daging dalam kuah beulangong, seperti memadukan dengan nangka, pisang atau batang pisang.

Bukan hanya tradisi yang membedakan Aceh menjadi istimewa. Provinsi syariah ini juga, punya rahasia dalam cara mengaduk memasakan saat berada di dapur.

Saat dimasak aduklah berlawanan dengan arah jarum jam. Seperti melakukan tawaf saat haji, itu yang membedakan Aceh dalam cara memasak. Dan jangan lupa bersalawat saat mengaduk. Terkadang kuah beulangong dimakan bersamaan dengan bu kulah, nasi yang dibungkus daun pisang, berbentuk piramida.

Manfaat bagi kesehatan

Konon, kari kambing dipercaya bisa menambah daya vitalitas.

Sejarah

Memasak kuah beulangong secara bergotong-royong sudah menjadi suatu tradisi di Aceh, khususnya Aceh Rayeuk (Kabupaten Aceh Besar).Tradisi ini sudah ada sejak masa kesultanan Aceh. Menurut cerita, raja-raja Aceh dulu untuk menjaga kesatuan dan mempererat rasa silaturahmi, maka raja sering menggelar kenduri kuah beulangon.

Hingga saat ini, tradisi yang melibatkan banyak warga untuk memasak khususnya kaum adam ini masih terus dilestarikan. Yang uniknya, hampir di setiap gampong (desa) di Aceh memiliki “beulangong” (kuali besar), dengan jumlah paling sedikit 4 buah. Seperti di Desa Lamleubok, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar ini, kuali-kuali besar tersebut di simpan di “meunasah” (tempat ibadah/mushola) desa, dan warga secara gotong-royong mengambilnya untuk di bawa ke tempat hajatan.

Manfaat Sosial

kuah beulangong ini bisa mempersatu kebersamaan masyarakat Aceh karena proses memasak dan menyantap kuah beulangong selalu dilakukan bersama-sama dan gotong royong. Hal inilah yang membuat masyarakat Aceh selalu kompak dan rasa kebersamaan selalu ada.

Dimana bisa ditemukan

Kuah beulangong ini biasanya menjadi masakan wajib dalam sebuah syukuran, orang Aceh menyebutnya kenduri, baik pesta perkawinan, acara keagamaan, acara adat, atau ada juga yang memasaknya hanya untuk menjaga kekompakan antar warga saja. Tradisi makan besar ini berasal dari Aceh Besar, kabupaten yang mengelilingi Kota Banda Aceh, sehingga Kota Banda Aceh juga menjajakan kuah beulangong menjadi kuliner andalan untuk wisatawan asing maupun lokal.

Kuah beulangong tidak hanya terdapat di kawasan Aceh Besar saja, hampir semua kabupaten di Aceh bisa Anda jumpai dan nikmati masakan kuah beulangong ini. Dan untuk rasa dan bahannya hampir sama, yaitu sama-sama enak dan kaya akan bumbu.

 

img_6327

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s