Persalinan Preterm

Posted: April 21, 2014 in My Story

Penanganan persalinan preterm meliputi tokolisis (usaha menghentikan kontraksi uterus) atau membiarkan persalinan. Masalah ibu pada dasarnya berhubungan dengan intervensi yang dilakukan untuk menghentikan kontraksi (lihat dibawah ini).

Pastikan umur kehamilan dari janin

Tokolisis
Intervensi ini ditujukan untuk menunda persalinan sampai efek kortikoroid tercapai (lihat dibawah).
»Lakukan tokolisis jika:
-kehamilan kurang dari 35 minggu,
-dilatasi serviks kurang dari 3cm,
-tidak ada amnionitis, preeklamsia, atau perdarahan aktif,
-tidak ada gawat janin.
»Pastikan diagnosis persalinan preterm dengan mencatat pembukaan dan perlunakan serviks setiap 2 jam.
»Jika kehamilan kurang dari 35minggu, berikan kostikosteroid pada ibu untuk mematangkan paru janin dan memperbaiki kesejahteraan neonatus tersebut:
-betametason 12 mg I.M., dua dosis setiap 6 jam,
-ATAU deksametason 6 mg I.M., 4dosis setiap 6 jam.
Catatan: Jangan gunakan kortikosteroid lebih dari 1 hari dan apabila ditemui ada infeksi.
»Berikan obat obatan tokolisis dan pantaulah kondisi ibu dan janin (denyut nadi, tekanan darah, tanda tanda gawat pernafasan, kontraksi uterus, keluarnya cairan amnion atau darah, denyut jantung janin, keseimbangan cairan, gula darah, dan lain lain).
Catatan : Jangan berikan obat obatan tokolisis lebih dari 48 jam.

Jika persalinan preterm berlanjut meskipun telah diberikan obat obatan tokolisis, persiapkan untuk merawat bayi tersebut dengan asuhan neonatus yang sesuai

Membiarkan Persalinan Berjalan
»Biarkan persalinan berjalan terus jika:
-usia kehamilan di atas 37 minggu,
-pembukaan serviks lebih dari 3cm
-adanua perdarahan aktif
adanya gawat janin, janin meninggal atau anomali lainnya yang mengganggu kelangsungan hidupnya
-adanya amnionitis atau preeklamsia.
»Pantau kemajuan persalinan dengan menggunakan partograf
Catatan : Hindari persalinan dengan menggunakan ekstrasi vakum karena resiko terjadinya perdarahan intrakranial pada bayi preterm cukup tinggi.
-Persiapkan penanganan bayi preterm dan dengan berat badan rendah dan antisipasi kebutuhan resusitasi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s