DISTOSIA BAHU

Posted: April 6, 2014 in My Story

MASALAH
-Kepala janon telah dilahirkan tetapi bahu tersangkut dan tidak dapat dilahirkan.

PENANGANAN UMUM
-Pada setiap persalinan bersiaplah menghadapi distosia bahu, khususnya pada persalinan dengan bayi besar.
-Siapkan beberapa orang untuk membantu.

Distosia bahu tidak dapat di prediksi

DIAGNOSIS
-Kepala janin dapat dilahirkan tetapi tetap berada dekat vulva.
-Dagu tertarik dan menekan perenium
-Tarikan pada kepala gagal melahirkan bahu yang terperangkap dibelakang simfisis pubis.

PENANGANAN
-Buatlah episiotomi yang cukup luas untuk mengurangi obstruksi jaringan lunak yang memberi ruangan yang cukup untuk tindakan.
-Dalam posisi ibu berbaring terlentang, mintalah ia menekuk kedua tungkainya dan memdekatkan lututnya sejauh mungkin ke arah dadanya. Mintalah bantuan 2 orang asisten untuk menekan fleksi kedua lutut ibu ke arah dada.
-Dengan memakai sarung tangan yang telah didesinfeksi tingkat tinggi:
»Lakukan tarikan yang kuat dan terus menerus kearah bawah pada kepala janin untuk menggerakkan bahu depan dibawah simfisis pubis;
Catatan : Hindari tarikan yang berlebihan pada kepala yang dapat mengakibatkan trauma pada pleksus brakhialis.
»Mintalah seorang asisten untuk melakukan tekanan secara stimultan ke arah bawah pada daerah suprapubis untuk membantu persalinan bahu.
Catatan : Jangan melakukan telanan fundus. Hal ini dapat mempengaruhi bahu lebih lanjut dab dapat mengakibatkan ruptura uteri.

-Jika bahu masih belum dapat dilahirkan:
»Pakailah sarung tangan yang telah didisinfeksi tingkat tinggi, masukkan tangan ke dalam vagina.
»Lakukan penekanan pada bahu yang terletak di depan dengan arah sternum bayi untuk memutar bahu dan mengecilkan diameter bahu.
-Jika bayi masih dapat belum dilahirkan setelah dilakukan tindakan diatas:
»Masukkan tangan kedalam vagina.
»Raih humerus dari lengan belakang dan dengan menjaga lengan tetap fleksi pada siku, gerakkan lengan kearah dada. Tindakan ini akan memberikan ruangan untuk bahu depan agar dapat bergerak di bawah simfisis pubis.

-Jika semua tindakan diatas tetap tidak dapat melahirlan bahu, pilihan laib adalah:
»patahkan klavikula untuk mengurangi lebar bahu dan bebaskan bahu depan,
»Lakukan tarikan dengan mengait ketiak untuk mengeluarkan lengan belakang.

Saifuddin, A.B. 2002. Buku Panduan Praktis Pelayanan kesehatan maternal dan neonatal. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka sarwono Prawirohardjo.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s