1. Definisi

Hiperemesis gravidarum adalah mual dan muntah berlebihan sehingga pekerjaan sehari – hari terganggu dan keadaan umum menjadi buruk. (Arif, 1999). Hiperemesis gravidarum adalah mual – muntah berlebihan sehingga menimbulkan gangguan aktivitas sehari – hari dan bahkan membahayakan hidupnya. (Manuaba, 2009).

Wanita hamil memuntahkan segala apa yang dimakan dan diminum hingga berat badannya sangat turun, turgor kulit berkurang, diuresis berkurang dan timbul asetonuri, keadaan ini disebut hiperemesis gravidarum. Adalah mual dan muntah yang berlebihan pada wanita hamil sampai mengangu pekerjaan sehari-hari Karena keadaan umumnya menjadi buruk, karena terjadi dehidrasi . ( Mochtar, 2012)

  1. Etiologi

Penyebab hiperemesis gravidarum belum diketahui secara pasti. Tidak ada bukti bahwa penyakit ini disebabkan oleh faktor toksik, juga tidak ditemukan kelainan biokimia. Perubahan – perubahan anatomik pada otak, jantung, hati dan susunan saraf, disebabkan oleh kekurangan vitamin serta zat – zat lain akibat inanisi.

Beberapa faktor predisposisi dan faktor lain yang telah ditemukan oleh beberapa penulis sebagai berikut :

  • faktor predisposisi :
  1. Primigravid
  2. Overdistensi rahim : hidramnion, kehamilan ganda, estrogen dan HCG tinggi, mola hidatidosa
  • Faktor organik :
  1. Masuknya vili khorialis dalam sirkulasi maternal
  2. Perubahan metabolik akibat hamil
  3. resistensi yang menurun dari pihak ibu.
  4. Alergi
  • faktor psikologis :
  1. Rumah tangga yang retak
  2. Hamil yang tidak diinginkan
  3. takut terhadap kehamilan dan persalinan
  4. takut terhadap tanggung jawab sebagai ibu
  5. Kehilangan pekerjaan

Patofisiologi

Hiperemesis gravidarum yang merupakan komplikasi mual dan muntah pada hamil muda bila terjadi terus menerus dapat menyebabkan dehidrasi dan tidak imbangnya elektrolit dengan alkalosis hipokloremik.

  1. Hiperemesis gravidarum dapat mengakibatkan cadangan karbohidrat dan lemak habis terpakai untuk keperluan energi. Karena oksidasi lemak yang tidak sempurna terjadilah ketosis dengan tertimbunnya asam aseton – asetik, asam hidroksi butirik dan aseton dalam darah.
  2. Kekurangan cairan yang diminum dan kehilangan karena muntah menyebabkan dehidrasi sehingga cairan ekstraseluler dan plasma berkurang. Natrium dan khlorida darah dan khlorida air kemih turun. Selain itu juga dapat menyebabkan hemokonsentrasi sehingga aliran darah ke jaringan berkurang
  3. Kekurangan kalium sebagai akibat dari muntah dan bertambahnya ekskresi lewat ginjal menambah frekuensi muntah – muntah lebih banyak, dapat merusak hati dan terjadilah lingkaran setan yang sulit dipatahkan
  4. Selain dehidrasi dan terganggunya keseimbangan elektrolit dapat terjadi robekan pada selaput lendir esofagus dan lambung (Sindroma Mallory-Weiss) dengan akibat perdarahan gastro intestinal.

Tanda dan Gejala

Batas jelas antara mual yang masih fisiologik dalam kehamilan dengan hiperemesis gravidarum tidak ada, tetapi bila keadaan umum penderita terpengaruh, sebaiknya ini dianggap sebagai hiperemesis gravidarum. Hiperemesis gravidarum menurut berat ringannya gejala dapat dibagi:

  • Tingkatan I
  1. Muntah terus menerus sehingga menimbulkan :

-Dehidrasi : turgor kulit turun

-Nafsu makan berkurang

-Berat badan turun

-Mata cekung dan lidah kering

  1. Epigastrium nyeri karena asam lambung meningkat dan terjadi regurgitasi ke esofagus
  2. Nadi meningkat dan tekanan darah turun
  3. Frekuensi nadi sekitar 100 kali/menit
  4. Tampak lemah dan lemas
  • Tingkatan II

Dehidrasi semakin meningkat akibatnya :

1)      Turgor kulit makin turun

2)      Lidah kering dan kotor

3)      Mata tampak cekung dan sedikit ikteris

Kardiovaskuler

1)      Frekuensi nadi semakin cepat > 100 kali/menit

2)      Nadi kecil karena volume darah turun

3)      Suhu badan meningkat

4)      Tekanan darah turun

Liver

Fungsi hati terganggu sehingga menimbulkan ikterus

Ginjal

Dehidrasi menimbulkan gangguan fungsi ginjal yang yang menyebabkan :
1) Oliguria
2) Anuria
3) Terdapat timbunan benda keton aseton
Aseton dapat tercium dalam hawa pernafasan

  1. Kadang – kadang muntah bercampur darah akibat ruptur esofagus dan pecahnya mukosa lambung pada sindrom mallory weiss.
  2. Tingkatan III
  3. Keadaan umum lebih parah
  4. Muntah berhenti
  5. Sindrom mallory weiss
  6. Keadaan kesadran makin menurun hingga mencapai somnollen atau koma
  7. Terdapat ensefalopati werniche :

1)      Nistagmus

2)      Diplopia

3)      Gangguan mental

  1. Kardiovaskuler
    1) Nadi kecil, tekanan darah menurun, dan temperatur meningkat
  2. Gastrointestinal

1)      Ikterus semakin berat

2)      Terdapat timbunan aseton yang makin tinggi dengan bau yang makin tajam

  1. Ginjal

1)      Oliguria semakin parah dan menjadi anuria

Diagnosis

Diagnosis hiperemesis gravidarum biasanya tidak sukar. Harus ditentukan adanya kehamilan muda dan muntah terus menerus, sehingga mempengaruhi keadaan umum. Namun demikian harus dipikirkan kehamilan muda dengan penyakit pielonefritis, hepatitis, ulkus ventrikuli dan tumor serebri yang dapat pula memberikan gejala muntah.

Hiperemesis gravidarum yang terus menerus dapat menyebabkan kekurangan makanan yang dapat mempengaruhi perkembangan janin, sehingga pengobatan perlu segera diberikan.

Pecegahan

Prinsip pencegahan adalah mengobati emesis agar tidak terjadi hiperemesis gravidarum dengan cara :

  1. Memberikan penerangan tentang kehamilan dan persalinan sebagai suatu proses yang fisiologik
  2. Memberikan keyakinan bahwa mual dan kadang – kadang muntah merupakan gejala yang fisiologik pada kehamilan muda dan akan hilang setelah kehamilan 4 bulan.
  3. Menganjurkan mengubah makan sehari – hari dengan makanan dalam jumlah kecil tapi sering
  4. Menganjurkan pada waktu bangun pagi jangan segera turun dari tempat tidur, erlebih dahulu makan roti kering atau biskuit dengan dengan teh hangat.
  5. makanan yang berminyak dan berbau lemak sebaiknya dihindarkan
  6. Makanan seyogyanya disajikan dalam keadaan panas atau sangat dingin
  7. Defekasi teratur
  8. Menghindari kekurangan karbohidrat merupakan faktor penting, dianjurkan makanan yang banyak mengandung gula.

Penatalaksanaan

Apabila dengan cara diatas keluhan dan gejala tidak mengurang maka diperlukan :

  • Obat – obatan
  1. Sedativa : phenobarbital
  2. Vitamin : Vitamin B1 dan B6 atau B – kompleks
  3. Anti histamin : Dramamin, avomin
  4. Anti emetik (pada keadan lebih berat) : Disiklomin hidrokhloride atau khlorpromasin.

Penanganan hiperemesis gravidarum yang lebih berat perlu dikelola di rumah sakit.

  • Isolasi
  1. Penderita disendirikan dalam kamar yang tenang, tetapi cerah dan peredaran udara yang baik.
  2. Catat cairan yang keluar masuk.
  3. Hanya dokter dan perawat yang boleh masuk ke dalam kamar penderita, sampai muntah berhenti dan penderita mau makan.
  4. Tidak diberikan makanan/minuman dan selama 24 jam.
    Kadang – kadang dengan isolasi saja gejala – gejala akan berkurang atau hilang tanpa pengobatan.
  • Terapi psikologik
  1. Perlu diyakinkan kepada penderita bahwa penyakit dapat disembuhkan
  2. Hilangkan rasa takut oleh karena kehamilan
  3. Kurangi pekerjaan sera menghilangkan masalah dan konflik
  • Cairan parenteral
  1. Cairan yang cukup elektrolit, karbohidrat dan protein dengan glukose 5% dalam cairan fisiologis (2 – 3 liter/hari)
  2. Dapat ditambah kalium, dan vitamin(vitamin B kompleks, Vitamin C)
  3. Bila kekurangan protein dapat diberikan asam amino secara intravena
  4. Bila dalam 24 jam penderita tidak muntah dan keadaan umum membaik dapat diberikan minuman dan lambat laun makanan yang tidak cair
  5. Dengan penanganan diatas, pada umumnya gejala – gejala akan berkurang dan keadaan akan bertambah baik.
  • Menghentikan kehamilan

Bila pegobatan tidak berhasil, bahkan gejala semakin berat hingga timbul ikterus, delirium, koma, takikardia, anuria, dan perdarahan retina, pertimbangan abortus terapeutik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s