​Anakmu telah menampar hatimu ibu

Posted: Desember 22, 2016 in My Story

Latar belakang pendidikan ku sebagai seorang bidan sudah cukup jelas bagiku apa arti dari seorang ibu
Dari proses pertemuan sperma dan ovum menjadi seorang janin yg kau kandung saat hamil hingga proses melahirkan sudah menjadi makanan sehari-hari yg telah aku pelajari

Mulai dari 3 bulan pertama bisa kubayangkan kau merasakan mual muntah, namun tetap memaksa utk makan demi janin yg kau kandung padahal mencium bau makanan saja cukup sulit bagimu

Selanjutnya 3 bulan kemudian kau tetap menahan dengan sabar beban janin yg semakin lama semakin berat

Dan 3 bulan terakhir tak ada rasa mengeluh padahal tidurmu sgt terganggu karena ketidaknyamanan kehamilan tua ini

Hingga pada hari yg ditunggu, kau perjuangkan anakmu ini untuk lahir ke dunia indah ini dengan rasa sakit yg tak mampu diungkapkan dengan kata-kata, kau berjuang sekuat tenaga dengan dzikirmu berharap anakmu ini keluar dengan sehat dan selamat, bahkan nyawa kau pertaruhkan untuk melahirkan anak yg belum tentu akan berbakti padamu kelak

Kau tak pernah mengungkit betapa sakitnya, sulitnya masa2 itu

Aku memang tidak mampu mengingat bagaimana proses yg kau lalui ibu

Namun aku sangat sangat kenal bgmn kondisimu saat itu, Ibu

Tak perlu diperjelas bagaimana kau merawatku sejak aku bayi yg belum bisa apa-apa, hingga kau ajarkan aku mengenal seluruh benda yg ada di dunia ini, kau ajarkan aku melangkah untuk menebar manfaat di muka bumi serambi Mekkah ini, kau ajarkan aku sebuah makna kehidupan yg kau tanam sejak dini hingga waktu berjalan cepat 22 tahun ini

Namun apa balasku terhadapmu saat ini, tak jarang aku menampar hati mu dengan tingkah laku yg kadang membuatmu kecewa, kata-kata yg keluar dari mulutku kadang menyayat hatimu meneteskan air mata disujudmu, bukan memurkaiku, namun kau terus mendoakan kesuksesan bagi anakmu ini

Kau selalu mendukungku setiap saat 

Kau selalu merestui apa yg aku lakukan

Kau selalu menyemangatiku 

Kau selalu mendoakan ku tanpa kupinta

Kau selalu melakukan hal tersebut walau tak tampak di hadapanku

Namun lihat, hingga saat ini bahkan aku belum mampu membahagiakanmu, membanggakanmu, aku belum mampu membuat kau menceritakan kisah sukses anak mu kepada org yg kau temui, aku belum mampu ibu, belum

Tak ada yg bisa ku janjikan padamu ibu, namun aku bertekad aku akan selalu berusaha menebar manfaat bagi makhluk hidup dimuka bumi ini ibu, mengharap penuh restumu, mengharap penuh ridho dari Allah SWT. Doakan aku ibu, untuk selalu menjaga tekad polos ini, jgn sampai tekad ini tergoda dengan kesenangan dunia yg dimurkai Allah SWT. Amin..

Maaf, terimakasih, 2 kata yg tak tahu harus yg mana yg terlebih dahulu ku kirimkan padamu

Malu, meminta maaf yg tak terhitung dosa ku padamu selama hidup ini

Malu, berterimakasih yg tak mampu aku bayarkan sepanjang hidup ini

Ibu maaf, maafkan aku ibu

Ibu terimaksih, terimakasih atas segalanya terhitung sejak masa kehamilan hingga 22 tahun aku hidup di dunia fana ini ibu.

Bahkan sebuah kata sayangku pada mu begitu malu ku ucap di hadapanmu

Namun kau perlu tahu bahwa setiap detik yang dilalui, aku sungguh menyayangimu ibu.. tetap sehat ibuku.

22 Des ’16

QF.

Gempa Pidie Jaya, Aceh.

Posted: Desember 8, 2016 in My Story

Subuh pagi tgl 7 Desember 2016 pukul 05.30wib dikejutkan dengan alarm yg berbeda dengan biasanya, yeah alarm Sang Pencipta. Gempa berkekuatan 6,4SR yang berpusat di Pidie Jaya membangunkan seluruh masyarakat Aceh, tak terkecuali di Aceh Besar, rumah saya.

Yang biasanya jarang Sholat, Sholat pada pagi itu, yg biasanya telat sholat Subuh, bahkan mendengarkan kumandang Azan sebelum tiba waktunya Sholat. Sungguh besar kuasa Allah SWT. 

Lelah yg masih terasa mengingat kemarin lusa baru selesainya diksar Komite Relawan Nusantara (KRN) Aceh selama 3 hari dengan sejuta cerita lelah membuatku malas-malasan di pagi cerah ini. 

Seketika, aku melanjutkan aktivitas seperti biasanya sebelum mengetahui apa yg terjadi di wilayah saudara-saudara ku di Pidie Jaya. 

Memikirkan bahwa harus belanja hari ini untuk persiapan piknik esok hari ke destinasi wisata sejarah Benteng Indrapatra dengan teman KRN Aceh.

Mengingat aku hidup di zaman canggihnya tekhnologi membuatku mengikuti arus dunia Maya Dengan rajinnya membuka media sosial. Dan aku mendapatkan berita terkait gempa subuh tadi. Inalillahi wa innailaihi raji’un.. sungguh telah terjadi musibah gempa dasyat yg banyak memakan korban. Percaya tak percaya dengan berita yg ada di sosial media, berita itu dibenarkan dengan melihat berita langsung dari semua stasiun TV.

Grup di Line, WA, serta sosial media lain pun tak mau kalah dengan kericuhan notifikasinya. Namun hanya satu grup yang menarik perhatianku. Yah grup relawan kami, KRN Aceh. Beberapa foto bangunan hancur akibat dampak pagi tadi di upload di grup tsb. Dengan kalimat sederhana sang korel (komandan Relawan) “Ayo yg siap berangkat silahkan prepare”. Yeah kalimat sederhana namun penuh semangat menggelega. 

Byk mereka yg ikut, namun banyak pula yg berhalangan. Apa daya aku masih belum memutuskan, mengingat tubuh ini masih lelah dengan kegiatan lusa kemarin.

Beberapa saat kemudian, telpon pun berdering, ternyata dari korel, entah kenapa begitu senang hati ini melihat panggilan ini, rasanya pikiran sudah lari kemana mana membayangkan bahwa aku ikut menjadi relawan ke Pijay. Eits, kita angkat dulu telponnya, maksud korel menelepon adalah utk menanyakan apa aku bisa ikut ke Pijay atau tidak, karna akan dibutuhkan tenaga medis juga kesana. Yah apalah daya badan yg lelah ini jika dibandingkan dengan kemauan hati dengan penuh semangat. Aku pun memutuskan untuk pergi setelah meminta izin ortu dengan pesan sederhana mereka untuk hati-hati dan jaga diri.

Baik Tim pertama adalah tim evakuasi bergerak tepat pukul 11.00wib dari kantor Rumah Zakat Aceh. Disinilah menjadi awal kisah kami selama di Pidie Jaya.

Tim pertama: saya, bg Izzatul, Icut, Riki, Jalal dan Khadafi.

~to be continue..

Tertegun manis menatap sang hujan

Posted: Desember 1, 2016 in My Story

Indah nian negeri ini

Hari demi hari membuatku tumbuh dewasa di negri ini

Semakin lama aku disini membuat aku mengenal negri ini

Semakin lama aku terlibat disana semakin byk aku mengetahui apa yg tak terlihat di balik keindahannya

Yah aku sadar aku hanya seorang anak manusia biasa dari keluarga yg biasa, org tua yg tak memiliki pangkat namun tetap berpangkat jendral tertinggi di mata ku

Oh negeriku, bangga nian aku bisa lahir di tanah pertiwi ini meski masih ada org yg tak menghiraukanmu

Bangga nian aku mampu merasakan keindahan alami, meski byk org yg memandang kampungan

Entahlah, negeriku, tetaplah damai, sebagaimana hujan rintik bersahabat yg menjadi Rahmat bagi seluruh makhluk 😉

QF 

1 Desember ’16

Masak Kuah Beulangon bersama masyarakat di acara “Festival Kuah Beulangong”

Sabtu (26/11) ​”Festival Kuliner 2016 ~ Kuah Beulangong” diselenggarakan oleh Disbudparpora Aceh Besar.

Serangkaian acara mulai dari masak Kuah Beulangong bersama, menikmati beragam kuliner khas Aceh Besar, persembahan tari tradisional dan hiburan, serta dimeriahkan dengan adanya stan-stan berjalan dengan sukses. 

Turut hadir Duta Wisata Aceh Besar yang bertugas pada Kegiatan yang meriah ini.
Sejak zaman kerajaan dulu sering diadakan kenduri Kuah Beulangong oleh Raja. Tujuannya ialah untuk mempererat tali silaturahmi antar masyarakatnya, karena proses memasak dan penyantapan Kuah Beulangong dilakukan secara bersama-sama. Seperti festival kali ini!
Yang membuat festival kali ini berbeda dengan festival lainnya ialah terdapat beragam kuliner Aceh Besar seperti sie reuboh, ayam tangkap, keumamah, kue Timphan dll, persembahan tari tradisional, hiburan, dan stan-stan yg keren.
Yang lebih menarik lagi, festival ini diadakan di lokasi wisata Pantai Lampuuk yang membuat para tamu undangan dimanjakan dengan keindahan laut birunya.

Mengadakan sebuah kegiatan di tempat wisata, tidak hanya membuat kegiatan tsb tampil beda dan lebih asik untuk dinikmati. 

Namun juga mampu memperkenalkan lokasi wisata ke khalayak ramai dan menambah jumlah wisatawan yg berkunjung. Pada akhirnya hal tsb berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. #AyoSadarWisata
Dan ini dia, Agam Inong Aceh Besar yang bertugas di #FestivalKulinerAceh2016 ~ #KuahBeulangong oleh Disbudparpora Aceh Besar. 

Jangan lupa mengabadikan hari-hari indah di tempat yang indah. #AcehBesar

#thelightofaceh #wonderfulindonesia #fascinatingacehbesar #ayokeacehbesar

#kuahbeulangong

#kulineraceh

Bualan sunyi

Posted: November 23, 2016 in My Story

Gerombolan puing puing angin tak berujung

Tak lelah menyatu dalam kesunyian

Mengalah untuk diam

Selalu diminati saat daun mulai gugur

Tanpa mampu menyombongkan diri

Ditolak saat dingin berdatang

Pergi pun tak dihirau

Dilupakan saat harapan tercipta

Tiba tiba Ingatan di telan bumi

Beribu bibir berbicara

Kata kata pun tak mampu terucap

Hanyalah hembusan angin semata

23 Nov ’16 

QF.

Kita hanya mempunyai waktu 11 hari lagi hingga 6 November 2016. Tunggu apalagi, ayo menangkan Aceh mewakili Indonesia dalam “World Halal Tourism Awards 2016” Melalui link bit.ly/votewhta Bagi Anda yang kesulitan, mari ikuti tutorialnya berikut;

1. Masuk ke link bit.ly/votewhta atau http://www.itwabudhabi.com/Award_registration_form/index.php

2. Isi biodata Anda

3. Pilih kategori yang hendak di isi. (Kategori dapat dilihat list di bawah)

4. Klik submit

5. Akan muncul seperti gambar dibawah ini

6. Cek email anda yang berisi, “Thank you for submitting your votes for the World Halal Tourism Awards 2016….” 

Cukup mudahkan? Tunggu apalagi, ayo kita VOTE! 😃 bit.ly/votewhta or http://www.itwabudhabi.com/Award_registration_form/index.php

Putaran I mulai 25 Oktober – 6 November 2016 untuk memilih para nominasi menjadi shortlist 5 finalist (Top 5) dan dilanjutkan e-voting untuk putaran ll tanggal 7-25 November 2016 untuk menentukan pemenang yang akan diumumkan pada WHTA tanggal 7 Desember 2016 di Abudabi, Uni Emirat Arab.
Berikut list-nya;

Saatnya vote nominator dari INDONESIA untuk kategori sebagai berikut:(Disbudpar Aceh.)
1. World’s Best Airline for Halal Travellers – Garuda Indonesia

2. World’s Best Airport for Halal Travellers – Sultan Islandar Muda International Airport, Aceh, Indonesia

3. World’s Best Family Friendly Hotel – The Rhadana Hotel, Kuta, Bali, Indonesia

4. World’s Most Luxurious Family Friendly Hotel – Trans Luxury Hotel Bandung, Indonesia

6. World’s Best Halal Beach Resort – Novotel Lombok Resort & Villas, Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia

7. World’s Best Halal Tour Operator – Ero Tour, West Sumatera, Indonesia

8. World’s Best Halal Tourism Website –  www.wonderfullomboksumbawa.com, Indonesia

10. World’s Best Halal Honeymoon Destination – Sembalun Village Region, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia

11. World’s Best Hajj & Umrah Operator – ESQ Tours & Travel, Jakarta, Indonesia

13. World’s Best Halal Destination – West Sumatera, Indonesia

14. World’s Best Halal Culinary Destination – West Sumatera, Indonesia

15. World’s Best Halal Cultural Destination – Aceh

Caranya bit.ly/votewhta atau http://www.itwabudhabi.com/Award_registration_form/index.php lalu isi biodata singkat dan kemudian klik LIST nominator di masing-masing KATEGORI dan PILIH nominator dari Indonesia sebagaimana daftar di atas lalu SUBMIT.
Setelah berhasil Anda akan mendapatkan email berisi, “Thank you for submitting your votes for the World Halal Tourism Awards 2016….” #pesonaaceh #thelightofaceh #cahayaaceh #pesonaindonesia #wonderfulindonesia #halaltourismindonesia #acehhalaltourism #halaldestination #halalaward2016 #WHTA2016 #halaltourismID 

Ikuti website resmi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh http://disbudpar.acehprov.go.id


Alhamdulilah. Aceh telah berhasil memenangkan Kompetisi Pariwisata Halal Nasional 2016 (KPHN) – Kementerian Pariwisata RI untuk 3 kategori dari 15 kategori:

1. Destinasi Budaya Ramah Wisatawan Muslim Terbaik,

2. Airport Ramah Wisatawan Muslim Terbaik (Bandara Int’l Sultan Iskandar Muda), dan

3. Daya Tarik Wisata Terbaik (Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh). Keberhasilan ini tidak hanya dirasakan sebagai sebuah kemenangan belaka melalui hasil voting, media membangun pencitraan positif tentang Aceh dan moment untuk memperkenalkan Aceh kepada wisatawan, tapi keberhasilan ini harus menjadi syafaat dan semangat bagi kita semua sebagai “host” untuk berbenah dan membangun pelayanan masyarakat dalam mewujudkan Aceh sebagai “Destinasi Wisata Halal Terbaik Dunia”. Keberhasilan ini juga menjadikan Aceh sebagai perwakilan Indonesia untuk bersaing pada World Halal Travel Awards 2016 di Abu Dhabi, Uni Emirate Arab melalui pemungutan suara (Vote). Ayo buktikan Aceh siap bersaing kembali secara internasional melalui VOTING.

Mari menangkan Aceh dan Indonesia dalam World Halal Tourism Award (WHTA) 2016. Melalui link bit.ly/votewhta atau http://www.itwabudhabi.com/Award_registration_form/index.php

“World Halal Tourism Awards 2016”
Menjadi kebanggaan tersendiri bagi Aceh karena dapat bersaing dengan beberapa kota destinasi wisata terbaik dunia dalam kompetisi WHTA, seperti Madinah, Mekkah, Kairo, Kordoba, Istanbul, Kazakstan, dan lainnya.
Kita harus optimis bahwa Aceh akan berhasil. Hal ini sesuai dengan pesan Bapak Menteri Pariwisata RI bahwa bukan yang besar mengalahkan yang kecil, tapi yang cepat mengalahkan yang lambat.
Insya Allah. Aceh akan berhasil dan menang bila kita cepat bergerak, tepat dan kompak dalam mendukung Aceh sebagai “World’s Best Halal Cultural Destination”. E-voting WHTA akan berlangsung selama 2 putaran.
Putaran I mulai 25 Oktober – 6 November 2016 untuk memilih para nominasi menjadi shortlist 5 finalist (Top 5) dan dilanjutkan e-voting untuk putaran ll tanggal 7-25 November 2016 untuk menentukan pemenang yang akan diumumkan pada WHTA tanggal 7 Desember 2016 di Abudabi, Uni Emirat Arab.

Sumber: akun ig: @disbudpar_aceh dan @rahmadhani.sulaiman
Ikuti website resmi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh http://disbudpar.acehprov.go.id

Kesulitan? Ayo ikuti tutorialnya disini. 

https://qurranong.wordpress.com/2016/10/26/tutorialnya-vote-aceh-indonesia-dalam-kompetisi-whta-2016/